PREDICTIVE Vol. 3 2026 hadir membawa semangat baru: mengubah kreativitas menjadi solusi untuk persoalan lingkungan.
Tasikmalaya, 24 Agustus 2026 — PREDICTIVE Exhibition Vol. 3 2026 kembali hadir sebagai ruang bagi mahasiswa program studi Desain Produk Industri UPI Kampus di Tasikmalaya untuk memamerkan karya sekaligus mengajak masyarakat lebih peduli terhadap lingkungan. Tahun ini, PREDICTIVE mengangkat tema "Beyond the Object: Design as a Living Education" dan untuk pertama kalinya digelar dalam skala internasional dengan menghadirkan karya mahasiswa dari dalam dan luar negeri.
Ketua Pelaksana PREDICTIVE Exhibition Vol. 3 2026, Sultan Arsyad Baihaqi, mengatakan penyelenggaraan PREDICTIVE dan rangkaian pra event nya berawal dari keresahan mahasiswa terhadap persoalan pengolahan sampah. Sebagai mahasiswa Desain Produk Industri, mereka dituntut untuk melihat permasalahan dan mencari solusi melalui desain.
"Adanya PREDICTIVE ini berawal dari keresahan para mahasiswa ya. Di mana kita tuh mahasiswa Desain Produk Industri itu emang pada dasarnya kita dituntut untuk menyelesaikan masalah," ujarnya.
Melalui tema Beyond the Object, karya yang ditampilkan tidak hanya berfokus pada bentuk dan fungsi produk, tetapi juga membawa empat aspek, yakni Education, Sustainability, Fun, dan Green Matrix. Sejumlah karya bahkan memanfaatkan limbah yang diolah menjadi produk bernilai.
“Di mana kita itu dapat mengolah limbah-limbah sampah yang dijadikan produk ber-value,” ujar Sultan.
PREDICTIVE juga diharapkan menjadi wadah pembelajaran yang melibatkan masyarakat, mahasiswa, hingga siswa di wilayah Priangan Timur. Selain program studi Desain Produk Industri, kegiatan ini membuka peluang kolaborasi dengan program studi lain seperti Kewirausahaan, Bisnis Digital, dan Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Produk yang dibuat mahasiswa dapat dikembangkan dan dipasarkan melalui Kewirausahaan, kemudian diperkenalkan lebih luas melalui platform digital.
Untuk memperkenalkan PREDICTIVE kepada masyarakat, C-Rex Fest 2026 digelar sebagai bagian dari rangkaian pra-event. Ketua Pelaksana C-Rex Fest 2026, Lia Anggraeny, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut menjadi langkah awal untuk menarik audiens sekaligus mengenalkan PREDICTIVE yang tahun ini memiliki skala internasional.
Menurutnya, keberadaan pra-event diperlukan agar masyarakat mengetahui adanya PREDICTIVE dan tertarik untuk hadir dalam acara utama yang akan berlangsung pada 10–11 Oktober 2026 di Gedung Creative Center, Dadaha, Kota Tasikmalaya. Pameran tersebut terbuka gratis bagi masyarakat umum.
"Tujuan diadakannya C-Rex ini adalah biar menarik sebanyak mungkin audiens untuk hadir dan nanti target utamanya adalah biar hadir di PREDICTIVE. Karena memang pra-event ini sebagai satu rangkaian lah, satu jalan dengan acara PREDICTIVE," ujar Lia.
Selain pameran karya, PREDICTIVE Vol. 3 2026 akan menghadirkan seminar pengolahan limbah plastik, pelatihan portofolio, workshop kreatif, berbagai lomba, serta aktivitas interaktif bagi pengunjung.
Dalam upaya memperkuat pesan kepedulian lingkungan, PREDICTIVE juga menjalin dukungan dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Sultan menyebut DLH telah memberikan surat rekomendasi dan mendukung rencana kampanye bersama yang akan melibatkan komunitas serta pihak-pihak yang bergerak di bidang lingkungan di Tasikmalaya.
PREDICTIVE Vol. 3 2026 juga mengusung konsep Hexahelix, yaitu kolaborasi antara pemerintah, akademisi, industri, masyarakat, media, dan komunitas. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperluas dampak kegiatan, sehingga PREDICTIVE tidak berhenti sebagai pameran karya mahasiswa, tetapi menjadi ruang edukasi dan gerakan bersama untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan.

Komentar
Posting Komentar