Tasikmalaya, 2 Juli 2026 – Dilansir dari KABAR-PRIANGAN.COM, harga sejumlah bahan pokok di pasar tradisional Kota Tasikmalaya mengalami penurunan harga dalam beberapa pekan terakhir. Penurunan harga tersebut diduga dipengaruhi oleh berkurangnya permintaan setelah Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dihentikan sementara selama masa libur sekolah. Komoditas yang mengalami penurunan harga antara lain telur ayam, bawang merah, bawang putih, daging ayam, serta beberapa jenis sayuran.
Sejumlah warga mengaku merasakan dampak positif dari turunnya harga kebutuhan pokok. Warga Gunung Goong, Kota Tasikmalaya, Budi (52), mengatakan, "Alhamdulillah, setelah MBG libur, harga mulai turun. Telur yang sebelumnya Rp28.000 per kilogram sekarang menjadi Rp26.000. Bawang merah turun dari Rp50.000 menjadi Rp45.000 per kilogram, sedangkan bawang putih dari Rp45.000 menjadi Rp40.000 per kilogram," ujarnya saat ditemui pada Selasa, 30 Juni 2026
Menurut para pedagang, kondisi tersebut terjadi karena permintaan dalam jumlah besar dari Program MBG sementara berkurang, sementara pasokan dari peternak dan distributor tetap melimpah. Yanto (56), pedagang telur di Pasar Pancasila, menyebutkan bahwa stok telur saat ini relatif banyak sehingga harga menjadi lebih rendah dibandingkan ketika Program MBG masih berjalan. Ia juga menilai penurunan harga berdampak positif terhadap daya beli masyarakat.
"Sekarang stok banyak dan harga turun menjadi Rp26.000 per kilogram. Saat MBG masih berjalan, harga sempat naik cukup tinggi karena permintaan meningkat," ungkapnya.
Sementara itu, sejumlah masyarakat menyambut baik penurunan harga tersebut karena membantu memenuhi kebutuhan rumah tangga dengan biaya yang lebih terjangkau. Namun, masyarakat juga memperkirakan harga sejumlah komoditas dapat kembali mengalami kenaikan ketika Program MBG kembali dilaksanakan setelah kegiatan belajar mengajar dimulai.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pemerintah terkait besaran pengaruh penghentian sementara Program Makan Bergizi Gratis terhadap penurunan harga bahan pokok di Kota Tasikmalaya. Namun, pemerintah daerah diharapkan terus memantau ketersediaan pasokan dan kelancaran distribusi bahan pokok guna menjaga stabilitas harga serta mengantisipasi potensi kenaikan harga saat Program MBG kembali berjalan.
Komentar
Posting Komentar